Wednesday, January 27, 2021

KANSELIR ANEGELICA MERKEL

- Jerman, mengucapkan selamat tinggal kepada KANSELIR ANEGELICA MERKEL, Dengan tepuk tangan hangat selama enam menit.

  - Orang Jerman memilihnya untuk memimpin mereka, dan dia memimpin 80 juta orang Jerman selama 18 tahun dengan kompetensi, keterampilan, dedikasi dan ketulusan, selama delapan belas Tahun. (18Th).
 -------- Kepemimpinannya atas otoritas di negaranya, tidak ada pelanggaran yang tercatat terhadapnya .. Dia tidak menugaskan salah satu kerabatnya sebagai sekretaris .. Dia tidak mengklaim bahwa dia adalah pencipta kejayaan .. Dia tidak  mendapatkan jutaan darinya, juga tidak ada yang menghibur hidupnya, dia tidak menerima piagam dan janji, dia tidak melawan mereka yang mendahuluinya dan tidak membubarkannya.  

Dia tidak mengucapkan omong kosong .. Dia tidak muncul di gang-gang Berlin untuk difoto.

   Ini adalah, "Angelica Merkel" Wanita yang dijuluki "Nyonya Dunia" dan digambarkan setara dengan enam juta pria.

   Kemarin, Merkel meninggalkan posisi Kepemimpinan Partai dan menyerahkannya kepada orang-orang setelahnya, dan Jerman serta rakyat Jerman berada dalam kondisi terbaik.

  - Reaksi Jerman belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Jerman .. 

Semua orang pergi ke balkon rumah masing2 dan bertepuk tangan untuknya secara spontan selama 6 menit tepuk tangan hangat tanpa henti, tanpa penyair populer, penyanyi dan seremoni ini atau itu. 

 - Jerman berdiri sebagai satu badan yang mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin Jerman, seorang fisikawan kimia yang tidak tergoda oleh mode atau lampu sorot dan tidak membeli real estat, mobil, kapal pesiar dan pesawat pribadi, dia sadar bahwa dia berasal dari bekas Jerman Timur ..
   
Dia meninggalkan posnya setelah meninggalkan Jerman di atas .. Dia pergi dan kerabatnya tidak ngemis2 kedudukan/jabatan.

Delapan belas tahun dia bekerja dan tidak mengganti pakaian lamanya ..
 - Tuhan Semoga beri berkat atas pemimpin yang diam ini. -   Tuhan semoga beri berkat atas kebesaran Jerman ..

  - Pada konferensi pers, seorang jurnalis wanita bertanya kepada Merkel: Kami melihat bahwa pakaian Anda yang itu terus, bukankah Anda punya yang lain?
   Dia menjawab: Saya pegawai pemerintah dan bukan model.

 -   Pada konferensi pers lainnya, mereka bertanya padanya: Apakah Anda memiliki pembantu rumah tangga yang membersihkan rumah, menyiapkan makanan, dan sebagainya?
 - Jawabannya adalah: Tidak, saya tidak memiliki pekerja perempuan dan saya tidak membutuhkan mereka.  Suami saya dan saya melakukan pekerjaan ini di rumah setiap hari.

-   Kemudian wartawan lain bertanya: Siapa yang mencuci baju, Anda atau suami Anda?
   Jawabannya: Saya yang mengatur pakaian, dan suami saya yang mengoperasikan mesin cuci, dan biasanya pada malam hari, karena listrik tersedia dan tidak ada tekanan, dan yang terpenting adalah memperhitungkan  tetangga dari ketidaknyamanan, dan dinding yang memisahkan apartemen Kami dari tetangga tebal.
   
Ibu Merkel ini tinggal di apartemen normal seperti warga negara lainnya .. Apartemen ini dia tinggali sebelum terpilih sebagai Perdana Menteri Jerman dan dia tidak meninggalkannya dan tidak memiliki vila, pelayan, kolam renang dan taman ..

Ini Merkel, Perdana Menteri Jerman, ekonomi terbesar di Eropa !!

(Semoga tulisan ini tidak bikin malu orang lain!)

Sunday, January 24, 2021

Rumah bau melati

*🌻Rumah bau melati🌻*

*Wkt Magrib yg menegangkan.*
*Org2 brgerak menuju rumah kosong setelah pencuri kotak amal lari kedlm bangunn angker utk bersembunyi.*

*Tdk ada azan magrib hari itu sbb seluruhny pergi mengejar pencuri laknat yg lancang mencemari rumah suci dg perbuatannya yg keji.*

*Pencuri sialan*

*Dia harus ditangkap & diadili*

*Rombongan masa itu saling sahut-menyahut, mnumpahkn sumpah serapah,sesekali salah satu di antara mrk meneriakkan takbir.*

*Mereka makin dekat.*
*Semerbak melati dibw angin dari arah rerimbunn pepohonan dihalamn rmh angker*

*Rumah bau melati.* *Konon sering ada penampakan wanita yg melayang-layang mengitari rumah.*
*Ia terbang sambil tertawa cekikian.*

*Namun, kali ini siapa yg peduli bau melati?*
*Siapa yg peduli penampakan hantu wanita?*
*Org beramai-ramai.*
*Bahkan di dlm rombongn itu ada Pak Haji, mana mgk wanita itu berani mnampakkn diri?*

*Bau melati makin kental.*
*Kian mnusuk hidung*
*Wangi sekaligus mendtgkan ketenangn yg mengerikan.*
*Tak brp lama kmdn org2 telah sampai di halaman rumah.*

*Allahhu akbar*
*Pak Haji mengucap takbir.*
*Pandanganny menatap tajam ke awang-awang.*
*Smntara warga yg lainnya senyap.*
*Bbrp gemetaran, ada jg yg mulutny sampai menganga.*

*Prmpuan itu muncul,*
*melambung-lambung di antara 2 pepohonan rimbun.*

*Mengapa tak ke masjid?*
*Mengapa tak mngumandangkn azan?*
*Bangsaku sudah brsiap mnutup telinga, bbrp sdh brsembunyi di tempat pembuangan yg kedap  bau,*
*sergah wanita yg wajahnya tertutup rambut panjang.*

*Kami mau mnangkap pencuri kotak amal*
*jawab Pak Haji sedikit gemetar.*

*Tidak bisa*
*Dia mncari prlindungn di rumah kami*
*Wajib bagi kami utk melindunginya.*

*Setan terkutuk*
*Sudah terkutuk, sukany membela bandit yg kelakuannya terkutuk*

*Kamu lebih terkutuk* *Kalian semua terkutuk*
*Lecutan kata itu diiringi tawa cekikikn.*
*Bau melati brtebaran*

*Biar aku bacakan kamu ayat2 Allah.*
*Lekas-lekaslah terbakar & enyah kamu ke neraka.*

*Pak Haji membc ayat kursi.*
*Warga berdzikir bersama-sama.*
*Dengung suara dzikir terdengar bagai segerombolan lebah.*

*Tak lekas terbakar, wanita itu malah menirukn bacaan ayat kursi secara fasih.*

*Bgmn bisa ayat suci itu mnghiasi lisanmu,*
*bahkn tiap hari kamu membaca berjus-jus quran, tp tak satu pun yg terselip di hati?*
_*ucap wanita yg kini duduk di atas dahan pohon beringin.*_

*Apa maksudmu, setan busuk?*

*Aku tahu siapa si pencuri kotak amal.*
*Dia cuman anak2.*
*Dia yatim.*
*Kini brtambah jd piatu.*
*Simboknya baru sj meninggal seminggu yg lalu.*
*Tanah kuburannya masih basah lalu kini kalian mau mnghabisiny?*
_*Bgmn bisa pnderitaan anak ini luput dr jangkauan kalian?*_

*Semua terdiam.*
*Pak Haji makin jengkel*
*Tp, bukan berarti dia boleh mencuri.*

*Kamu mngumumkn kas masjid yg puluhan juta itu melalui pengeras suara.*
*Smntara anak ini kelaparan.*
*Hidupny kini sebatang kara.*
*Lalu ke mana saja kas yg puluhan juta itu?*

*Mengapa yg kalian pentingkan hanya pembangunan masjid saja?*

*Klu masjidnya bagus & nyaman, ibadah jadi tenang.*
*Pak Haji masih membela diri meski nada bicaranya makin melunak.*

*Masjid kalian makin megah,makin nyaman, tapi, Allah yg kalian sembah itu kelaparan, kehausan, sdg kalian tak mau mnggubrisny*

*Kurang ajar.*
*Beraninya kamu merendahkan Allah.*
*Mana mgk Allah lapar & kehausan.*
*Pak Haji kembali menaikkan suara.*
*Telunjuknya mengacung ke atas, tasbihny trlihat melilit di prgelangan tangan*

*Dlm setiap jiwa yg kelaparan & kehausan*
*Allah begitu dekat.*
*Apa kalian tak pernah mngasah hati nurani?*

*Wanita itu kembali cekikikan.*

*Perkataan terakhir wanita itu mmbuat hati Pak Haji melunak secara kaffah.*
*Dahulu, di pondok pesantren, ia kerap mndengar hadits qudsi tersebut.*
*Mengapa kini ia malah melupakanny?*

*Tertunduk Pak Haji dalam-dalam.*
*Betapa mnyesalny ia kini.*

*Bau melati semakin tidak wajar.*
*Makin membuat pusing & mual.*
*Bbrp yg tdk kuat mnghirup aroma kental itu akhirny lemas & pingsan.*
*Pak Haji pingsan paling akhir.*

***********
*Pak, bangun*
*Sudah Mahrib. Ayo ke masjid.*
*Bu Haji mmbangunkn suaminya yg tertidur selepas Ashar.*

*Buru-buru Pak Haji ke masjid & mengecek kotak amal.*
*Masih pd tempatnya.*
*Pucat muka pria sepuh itu krn mimpi yg terus berkelebat di benaknya.*

*Usai magrib, Pak Haji & bbrp jamaah mmbongkar kotak amal.*
*Dari hasil yg didapat, sebagian dialokasikn utk pembangunan, sebagian utk kesejahteraan umat.*

*Esok hari, pak haji buru-buru membeli sembako dg uang kotak amal, ditambah uang pribadinya.*
*Ia mendatangi rumah anak yatim yg ada di dlm mimpi.*

*Tersuruk-suruk langkah Pak Haji mmbopong sekarung beras & menenteng bingkisan.*
*Bbrp warga menawariny bantuan utk mmbawakn karung beras, tp Pak Haji menolak.*

*_Ini adalah kelalaianku. Aku mmbiarkn anak yatim itu kelaparan. Aku sendiri yg harus memikulnya._*

_*sekedar *CerNgatPen*_
_(cerita sangat pendek)_

***********🌻🌹🌻***********

Saturday, January 23, 2021

UJUB - RIYA MERUSAK HATI, AMAL DAN IBADAH

*UJUB - RIYA MERUSAK HATI, AMAL DAN IBADAH*

*Kata kunci* : Ujub dan riya itu datang dengan diam-diam tampa kita sadari sehingga merusak hati, amal dan ibadah, maka orang beriman selalu berpegang pada *dua kalimat syahadat.*

*UJUB* berbeda dengan *RIYA*

Kadangkala *RIYA* dapat dihindari, tapi *UJUB* masih ada.

*Contoh :*
_*Kita sholat tahajjud diam². Tidak ada yang tahu dan tidak kita ceritakan pada orang lain,  dengan harapan agar tidak RIYA*_ 

maka saat kita tidak menceritakan amalan kita, kita berhasil menghindari RIYA, karena Semata-mata kita beribadah karena Allah, bukan karena ingin dipuji orang lain. 

_*Jangan cepat berpuas diri dulu, karena syaitan terus berusaha menggelincirkanmu*_.

*Tiba-tiba  dalam hati berkata-kata, karena muncul rasa bangga terhadap diri sendiri.*

_*" Hebat aku ini, bisa bangun setiap malam tak pernah ketinggalan sholat tahajjud, sementara orang lain tertidur pulas."*_

*Saat hati berkata begitu, itulah yang dinamakan  UJUB*. 

Walaupun berhasil untuk tidak *RIYA'*, 
tetapi masih belum berhasil untuk tidak *UJUB*.

*UJUB* adalah perasaan kagum atas diri sendiri, Merasa diri hebat, berbangga diri terpesona dengan kehebatan diri.

*UJUB* adalah penyakit hati yang paling tersembunyi dan Perasaan *UJUB* bisa datang dalam berbagai bentuk.

DIANTARA NYA :
" *Orang yang rajin ibadah* merasa kagum dengan ibadahnya".
" *Orang yang berilmu,* kagum dengan ilmunya".
" *Orang yang cantik,* kagum dengan kecantikannya".
" *Orang yang dermawan,* kagum dengan kebaikannya".
" *Orang yang berdakwah,* kagum dengan dakwahnya".

Sufyan At-Tsauri Mengatakan :
Bahwa UJUB adalah perasaaan kagum pada dirimu sendiri,  sehingga kamu merasa bahwa kamu lebih mulia dan lebih tinggi derajatnya dibanding orang lain. 

Padahal  semua kelebihan yang kita dapatkan  adalah kelebihan yang kita dapatkan dari Allah, Karena itu selayaknya kekaguman hanyalah kepada Allah, bukan kepada diri sendiri.

Dan ingatlah syaitan akan selalu menggiring manusia untuk masuk ke dalam fikiran berbangga kepada diri sendiri, agar amalan manusia tidak mendapat nilai.

IMAM NAWAWI. Rahimahulloh berkata :

*"Ketahuilah bahwa keikhlasan niat terkadang dihalangi oleh penyakit ujub. Barangsiapa ujub dengan amalnya sendiri, maka akan terhapus amalnya."* (Syarh Arba’in).

      _*Naa'udzu billaahi min dzalik.*_

_*Jauhi sifat Ujub dan riya,  jadikan amalan kita 100% karena pengabdian kepada Allah.*_

CARA MENGURANGI SIFAT UJUB :

_*1. Setiap kali terbetik di hati tentang kehebatan diri, segera istighfar memohon ampun kepada Allah.*_

_*2. Mengganggap semua kelebihan  adalah milik Allah.*_

_*3. Berdoa mohon bantuan Allah agar hati kita bisa beribadah dengan ikhlas*_.

قُلْ إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ  
*Katakanlah (Muhammad), sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.*
 (Qur'an surat Al An'am - 162)

_*Semoga Allah menolong kita untuk mengikis penyakit ujub yang ada di hati.*_ Aamiin Ya ALLAH, Yaa Rabbal Alamiin.

Diteruskan oleh :
*ALIM ILMU ACADEMIA*
SURABAYA

Tuesday, January 19, 2021

MINYAK KAYU PUTIH BISA MENGHAMBAT REPLIKASI VIRUS.

Minyak kayu putih, beres semua Coronanya :

```Mulai skrang jgn ,  mau ditakut² ti Covid 19.. dan jgn keburu minta dites..
Tolong ini di baca baik² sampai selesai...```

Ini tulisan anaknya Prof Idrus Paturusi namanya dr Indrianti Idrus, Sp.KK

*INFO INI SEMOGA BERMANFAAT🌹*

*P E N T I N G  !!*🌺

        Bahwa 

*MINYAK KAYU PUTIH BISA MENGHAMBAT REPLIKASI VIRUS.*💞

Prof. Idrus Paturusi.

*LAWAN COVID-19 Minyak KAYU PUTIH.* 
Prof Idrus Paturusi UNIVERSITAS HASANUDDIN 

Oleh : Dr. Idrianti Idrus Sp.KK

Kisah Nyata.. Setelah di Vonis Positif COVID-19, Ayahku Langsung Masuk ke Ruang isolasi RS. Unhas di Temani Ibu. Pada hari ke dua atau hari ke tiga, saya di Sarankan oleh Sahabat Ayahku Dr. Murni, Sp.B. agar Bapak di Berikan Minyak Kayu Putih.

Ibu ku Memang Pecinta Minyak Kayu Putih dan Minyak Tawon dari dulu dan rajin Menggosokan Minyak Minyak ini di Tubuhnya. Ayahpun Sangat Suka dengan Minyak Kayu Putih karena Pengalamannya saat Kecil Selalu di Balur Minyak Kayu Putih. Jadi Masuk di Kamar *isolasi* pun Persediaan Minyak Kayu Putih Sudah ada.

Singkat Cerita, Ayah dan Ibu ku Memakai Minyak Kayu Putih Merasakan Dadanya Plong dan Lega.

Alhamdulillah.. Setelah Swab ke Tiga dan ke Empat, Ayahku Negatif dan Bisa Keluar dari RS. Akhirnya Banyak yang Telepon ke Ayahku, Termasuk Salah Satu Pejabat Pusat yang Kenal Dekat dan Ketika itu Hasil Rapid-Test nya Ayahku adalah Positif. Karena teman, Ayahku Memberitahukan Tentang Semua Pengobatan yang Ayah pakai yaitu Minyak Kayu Putih.

Saya Sempat Kesal pada orang-orang yang Menawarkan Berbagai Macam Obat dan Suplemen., *Karena Tidak Semua Suplemen Bisa Menyembuhkan COVID-19.*
*Akan Tetapi saat ini banyak orang yang Memanfa'atkan Situasi ini dengan Menjual Suplemen atau Obat, yang Katanya : ini adalah Obat yang Paling Mujarab untuk Para Pasien COVID-19.*
Karena kami orang dari Akademisi, Tentu Harus Melakukan Beberapa Penelitian untuk Mendapatkan Suatu Terapi and its a Long Journey.

Akhirnya Ayahku Membentuk Team di Awal Bulan April 2020, Meneliti Efek dari Minyak Kayu Putih ini.
Karena Minyak Kayu Putih Sangat Masuk Akal Bisa Menghambat Replikasi Virus.

Ayah pun Melakukan Sedikit Literature Review dan Mendapat Beberapa Jurnal Pendukung Kalau Minyak Kayu Putih ini, Ternyata Manfa'atnya Sangat Banyak.
- Anti Bakteri.
- Anti Jamur.
- Bisa Menginaktivasi Airborne Virus.
- 1,8-Cineol yang Merupakan Zat Aktif Minyak Kayu Putih bisa Sebagai Anti Inflamasi.
- Kandungan Eucalyptus-nya Berfungsi Sebagai Ekspektoran, Mukolitik dan Decongestan.

Ketika Melakukan Pertemuan Melalui Zoom dengan Anggota Team Peneliti yang di Ketuai oleh Prof. Elly dari Farmasi. Maka kami Mendapatkan lagi Tambahan Beberapa Jurnal Pendukung bahwa :
*Unsur dari Kayu Putih yang Bernama Eucalyptus Bisa Bertindak Sebagai Anti Virus.*

Penelitian kamipun Berjalan Sejak itu. Team kami Gabungan dari Para Dosen Unhas yang Berada di Makassar, Inggris, Jepang dan Korea Selatan.
Sehingga Penelitian kami Menghasilkan Sesuatu yang Berguna untuk Para Pasien COVID-19.
*1. Ambil Minyak Kayu Putih Secukupnya, lalu di Balurkan ke Badan. Fungsinya Sebagai Penghangat Tubuh dan agar Lebih Fresh.*
*2. Untuk Menangani orang yang Positif Covid-19. Caranya yaitu :*
*- Tuangkan Minyak Kayu Putih Secukupnya ke Jari.*
*- Letakkan jari tsb di Tengah Lidah.*
Lakukan satu hari 3 - 4 kali.
*Hasilnya : Orang yang Sudah Positif Covid-19, Insya Allah Negatif.*
*3. Minum Teh Hangat yang Telah di Tetesi Satu Tetes Minyak Kayu Putih, lalu di Minum Selagi Hangat.*
Lakukan Sehari 2 - 3 kali.
Semoga Bermanfa'at..🙏
Berbagi info. SeMoga bermanfaat.

Share ke semua Group 
Kamu semua..
Insaallah Allah membalas kebaikan kamu Aamiin YRA..
Selengkapnya klik ⤵️⤵️
https://makassar.tribunnews.com/2020/06/09/ini-tulisan-asli-dr-idrianti-putri-prof-idrus-terkait-corona-dan-minyak-kayu-putih

.

Sunday, January 10, 2021

SEKALI LAGI MARI SALING MENASEHATI

*ONE DAY ONE HADITS*

Ahad    10  Jan     2021
26  Jumadil awal 1442

*SEKALI LAGI MARI SALING MENASEHATI*

*عن جرير بن عبد الله – رضي الله عنه – ، قَالَ : بَايَعْتُ رسولَ الله – صلى الله عليه وسلم – عَلَى إقَامِ الصَّلاةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، والنُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ*
 مُتَّفَقٌ عَلَيهِ .

 *Dari Jarir bin ‘Abdillah Ra, ia berkata :*
 _“Aku pernah berbaiat (berjanji setia) pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam supaya menegakkan shalat, menunaikan zakat dan memberi nasehat kepada setiap muslim.”_
 *(Muttafaqun ‘alaih : HR. Bukhari No. 57 dan Muslim No. 56)*

 ☪ Upaya saling menasihati dalam kebaikan merupakan salah satu jalan yang bisa menyelamatkan seseorang dari kerugian dunia dan akhiratnya.

🌙 *Allah SWT. berfirman :*
  _"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, serta saling menasihati untuk kebenaran, serta saling  menasihati untuk kesabaran.”_
 *(Al-‘Ashr/103, Ayat : 1—3)*

 ☪ Saling menasehati adalah  tanda cinta, karena nasehat berarti menginginkan kebaikan pada orang lain. Kita ingin saudara/sahabat kita itu jadi baik ketika dinasehati, bukan ingin mereka direndahkan atau disalahkan, itulah dasar nasehat.

 ☪ *Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin menerangkan :*   
  _"Nasehat adalah engkau suka jika saudaramu memiliki apa yang kau miliki. Engkau bahagia sebagaimana engkau ingin yang lain pun bahagia. Engkau juga merasa sakit ketika mereka disakiti. Engkau bermuamalah (bersikap baik) dengan mereka sebagaimana engkau pun suka diperlakukan seperti itu.”_
 *(Syarh Riyadhus Sholihin, 2: 400)*

 ☪ Pemberian paling berharga dari seseorang untuk saudaranya yang tidak bisa ternilai adalah nasihat untuk mengerjakan kebaikan dan meninggalkan kejelekan (amar ma'ruf nahi munkar). Sebab, nasihat merupakan urusan yang paling pokok di dalam agama Islam.

 🌙 *Imam Nawawi rahimahullah berkata :*  _"Menasehati sesama muslim, berarti adalah menunjuki berbagai maslahat untuk mereka yaitu dalam urusan dunia dan akhirat mereka, tidak menyakiti mereka, mengajarkan perkara yang mereka tidak tahu, menolong mereka dengan perkataan dan perbuatan, menutupi aib mereka, menghilangkan mereka dari bahaya dan memberikan mereka manfaat serta melakukan amar ma’ruf nahi mungkar.”_
 *(Syarh Shahih Muslim, 2: 35)*

 ☪ Semoga kita bisa senantiasa saling memberi nasihat dalam kebaikan dan kesabaran, sehingga semakin subur pohon cinta diantara kita dan makin rimbun ukhuwah sesama kita.

*Allahumma Aamiin*

*SEMOGA MANFAAT*

*Sumber :*
1. asysyariah.com
2. muslimah.or.id
3. rumaysho.com

Saturday, November 7, 2020

GHIBTHOH BAGIAN DARI IMAN

*SERI : KULTUM*

*GHIBTHOH BAGIAN DARI IMAN*


Mungkin sebagian rekan2 ada yang baru mendengar istilah Ghibthoh.

Ghibthoh itu apa seh.?

Ghibthoh adalah Sifat Iri tapi Sifat Iri yang positif.
Lho ,.. memangnya ada sifat iri yang positif.?
Bukannya sifat iri itu selalu berkonotasi Negatif dan dilarang oleh agama.?

Mudah2an dengan uraian dibawah ini kita menjadi tahu apa itu Ghibthoh.

*Al-Ghibthoh* berasal dari kata *Ghobitho* yang memiliki arti *cemburu atau iri*. Menurut istilah ia berarti _merasa iri /cemburu terhadap kenikmatan yang dimiliki orang lain dan sangat berharap juga dapat meraihnya namun tanpa didasari sifat kebencian dan tidak menaruh harap terhadap hilangnya kenikmatan yang dimiliki oleh orang tersebut_.

Sedangkan Sifat Hasad (Iri/dengki) adalah _merasa tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain , baik ketidaksukaan itu diiringi dengan harapan agar nikmat tersebut hilang ataupun hanya sekedar merasa tidak suka_.

Dari kedua definisi tersebut kita bisa melihat ada persamaan dan perbedaan antara Ghibthoh dan Hasad.

Persamaannya adalah sama-sama cemburu dalam melihat kelebihan yang dimiliki oleh orang lain.

Sedangkan perbedaannya adalah Dalam Ghibthoh kecemburuan tersebut diiringi dengan keinginan agar ia juga bisa mendapatkan kelebihan yang dimiliki oleh orang lain namun ia berusaha melakukan dengan cara yang baik. 

Sedangkan dalam Hasad , kecemburuan tersebut diiringin dengan sifat dengki dan ketidak sukaan kepada orang yang diberi kelebihan nikmat serta ingin agar nikmat tersebut hilang dari orang tersebut. 

Seorang ulama generasi Tabi'ut Tabi'in *Al Fudhail bin ‘Iyadh* berkata :

الغبطة من الايمان والحسد من النفاق والمؤمن يغبط ولا يحسد والمنافق يحسد ولا يغبط والمؤمن يستر ويعظ وينصح والفاجر يهتك ويعير ويفشي

_*Ghibthoh adalah bagian dari Iman*. Sedangkan *Hasad adalah bagian dari Kemunafikan*. Seorang mukmin harus memiliki sifat Ghibthoh (ingin melebihi orang lain dalam kebaikan,), dan sifat itu (Ghibthoh) bukanlah merupakan hasad (iri atau dengki). Adapun *orang munafik punya sifat hasad dan tidak punya sifat Ghibthoh*. Seorang mukmin menasehati orang lain secara diam-diam. Sedangkan orang fajir (pelaku dosa) biasanya ingin menjatuhkan dan menjelek-jelekkan orang lain_. (Hilyatul Auliya’, 8: 95).

Secara umum sifat iri dilarang namun dalam islam , namun ada dua hal yang seorang muslim diperbolehkan untuk memiliki sifat iri sebagaimana dalam hadits Nabi ﷺ :
.
عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

Abdullah bin Mas'ud berkata ; Nabi ﷺ bersabda: _Tidak boleh Hasad (mendengki) kecuali terhadap dua hal; (terhadap) seorang yang Allah berikan harta lalu dia pergunakan harta tersebut di jalan kebenaran dan seseorang yang Allah berikan Ilmu lalu dia mengamalkan dan mengajarkannya kepada orang lain_. [Shahih Bukhari No. 71].

Berdasarkan hadis tersebut, Nabi ﷺ memperbolehkan iri kepada dua orang.

*Pertama* adalah _orang yang diberikan kelebihan rezeki oleh Allah Subhanallohu Wata’ala , lalu dengan rezekinya tersebut ia gunakan untuk kebaikan dan kemuliaan agama dan tidak menghambur-hamburkan dengan cara berfoya-foya secara mubazir_.

*Kedua* adalah _orang yang diberikan ilmu oleh Allah Subhanallohu Wata’ala , lalu dengan ilmunya tersebut  ia mengamalkannya serta mengajarkannya kepada orang lain. Ilmu yang diberikan oleh Allah kepadanya tidak digunakan untuk membodoh-bodohi orang lain, atau disimpan sendiri tanpa mau membaginya. Dan ia pun senantiasa menerapkan ilmu yang ia miliki ke dalam kehidupan sehari-hari, artinya ilmunya sangat bermanfaat untuk dirinya maupun orang lain. Maka, kita juga diperbolehkan iri kepada orang yang memiliki sifat seperti ini_.

Ibnu Baththol rahimahullah dalam kitab Syarh Al Bukhori mengatakan : Hasad yang dimaksud di sini adalah hasad yang dibolehkan oleh Rasulullah ﷺ dan bukan hasad yang tercela. Ibnu Baththol mengatakan pula, “Inilah yang dimaksud dengan judul bab yang dibawakan oleh Imam Bukhari yaitu *Bab Ghibthoh dalam Ilmu dan Hikmah*. Karena siapa saja yang berada dalam kondisi seperti ini (memiliki harta lalu dimanfaatkan dalam jalan kebaikan dan ilmu yang dimanfaatkan pula, pen), maka seharusnya seseorang Ghibthoh (berniat untuk mendapatkan nikmat seperti itu) dan berlomba-lomba dalam kebaikan tersebut. [Syarh Al Bukhori, Ibnu Baththol, Asy Syamilah, 1/153].

Orang yang hasad selalu memikirkan nikmat yang ada pada orang lain sehingga tidak pernah berdoa meminta karunia Allah padahal Allah ta’ala berfirman :

وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

_Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu_. (An Nisa’: 32)

Ketika kita melihat ada orang yang diberi karunia Rezeki oleh Allah dan sangat dermawan dengan rezeki yang dimilikinya , mungkin kita tidak diberi kelapangan rezeki, tapi *kita bisa meniru sifat dermawan yang dimilikinya karena menjadi dermawan tidak harus menunggu diri kita memiliki kelapangan rezeki*. Dengan itu Insya Allah kita termasuk orang yang Ghibthoh yang selalu berusaha untuk memiliki kebaikan yang dimiliki orang lain dengan cara yang baik pula.

Karena menginfaqkan rezeki yang kita miliki tidak harus menunggu diri kita memiliki kelapangan rezeki. 

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

_Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa , (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu *LAPANG* maupun SEMPIT* , dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang lain. *_Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan*_. [Ali Imran : 133-134]

Ketika kita melihat ada seorang Ulama atau Ustadz yang diberi karunia Ilmu yang sangat luas dan orang tersebut selalu menyampaikan kebaikan dan mengajarkan ilmunya , Mungkin kita tidak bisa memiliki Ilmu seperti orang tersebut *_namun kita bisa mengambil sedikit dari Ilmu yang disampaikan oleh orang tersebut untuk kemudian kita sampaikan kepada orang lain_*. Dengan itu Insya Allah kita termasuk orang yang Ghibthoh yang selalu berusaha untuk memiliki kebaikan yang dimiliki orang lain dengan cara yang baik pula.

Semoga Allah menjauhkan diri kita dari sifat Hasad dan selalu mendekatkan diri kita kepada sifat Ghibthoh sehingga kehidupan diri ini selalu diisi dengan kebaikan dan selalu berada dalam lindungan Allah. Aamiin

*Salam*

Thursday, November 5, 2020

JANGAN ANGGAP REMEH MENGIBAS DEBU DI KASUR


    *🌿 JANGAN ANGGAP REMEH*
            *MENGIBAS DEBU DI KASUR*

*▪Mengapa kita harus mengibas debu seprai kita ?.*

Ini adalah apa yang kita akan ungkapkan dan di sinilah tantangan ilmiah dan kesimpulan oleh para ilmuwan Barat :

_*"Ketika seseorang tidur beberapa sel-sel mati dan jatuh ke spreinya.* Dan setiap kali kita bangun ia akan akan tertinggal di belakang dan terakumulasi. Sel-sel mati ini tidak terlihat oleh mata telanjang dan hampir tidak dapat dihancurkan._

_*Ketika jumlah sel-sel mati meningkat,* maka akan dengan mudah menembus kembali ke dalam tubuh yang menyebabkan penyakit serius._

Ini ilmuwan Barat mencoba untuk menghancurkan sel menggunakan berbagai disinfektan seperti dettol dan sejenisnya, tapi semua sia-sia. *Sel-sel mati tidak pindah atau menghilang.*

*Salah satu ilmuwan mengatakan,* ia mencoba mengibas debu 3 kali seperti dalam Hadist dan tercengang menemukan bahwa semua sel-sel mati menghilang !!.
*Subhanallah...*

*▪Nabi Muhammad ﷺ bersabda,*
 _"Barangsiapa pergi ke tempat tidur, ia harus mengibas debu di kasur tidurnya tiga kali, karena dia tidak tahu apa yang ditinggalkan."_

*Kebanyakan orang berpikir itu adalah cara menghilangkan serangga kecil,* tetapi tidak tahu bahwa masalah ini jauh lebih besar dari itu.

*Hal ini sangat menyedihkan,* bila kita menemukan bahwa kebanyakan dari kita mengabaikan ajaran Nabi Muhammad ﷺ.

*Sebab itulah Rasulullah SAW mengajarkan untuk melakukan beberapa hal sebelum membaringkan tubuh di atas kasur.* Di antara sunnah yang penting untuk dikerjakan ialah membersihkan atau mengibas kasur dengan lidi, kain, dan bisa juga peralatan lain.

*¤ Sebagaimana yang disampaikan oleh Imam Bukhari dan Muslim dalam sebuah riwayat,* _"Apabila salah seorang diantara kalian hendak tidur, maka kibasilah tempat tidurnya dengan ujung sarungnya, karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang akan menimpa padanya.”_

*Lidi yang dikibaskan ke kasur tempat di mana kita akan tidur,* akan mengusir segala bentuk gangguan yang kemungkinan menetap di atasnya. Semisal Jin yang menempati kasur-kasur itu, akan terusir dengan kibasan yang kita lakukan. *Selain itu,* bisa juga untuk menghindari adanya kotoran-kotoran lain.

*¤ Dalam Syarah Shahih Muslim diterangkan,* bahwa seseorang hendaknya mengibaskan kasurnya sebelum tidur, baik dengan tangan, sapu lidi, kain sarung atau sejenisnya. 
*Mengibas sebanyak tiga kali, sebagaimana tertuang dalam Fathul Barri. Tidak lupa pula membacakan Asma Allah SWT bersama kibasannya.* Kalimat Bismillah menjadi yang penting, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah riwayat Imam Muslim. *Bagi orang yang bangkit dari tidurnya dan kemudian kembali lagi,* berdasar pada Hadist riwayat Tirmidzi, maka hendaknya ia kembali mengibas kasurnya lagi.

*Mudah-mudahan dengan amalan yang sederhana ini,* kita dapat terhindar dari tidur bersama dengan Jin dan Syaitan yang juga ikut berbaring di atas tempat tidur.

*Silahkan di share ini dan biarkan seluruh dunia tahu bahwa apa pun perintah Allah SWT lewat baginda Nabi Muhammad SAW adalah untuk kepentingan dan kebaikan manusia.*

_*Wallahu A'lam Bisshowab..*_

*📚 Sumber: WAG Cinta Rasulullah*