ONE DAY ONE HADIST
_Jum’at 24 April 2020 / 1 Ramadhan 1441 H_
PUASA DAN KESABARAN
Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda :
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
_Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), *Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya*. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi_.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)
*Pelajaran Yang Diambil dari Hadits :*
1. Ibadah Puasa adalah Ibadah yang istimewa karena ganjaran dari Ibadah Puasa , Allah sendiri yang akan memberikan.
2. Ada dua kebahagiaan yang diberikan kepada orang yang berpuasa yaitu : Kebahagiaan saat berbuka puasa dan Kebahagiaan ketika kelak berjumpa dengan Sang Khaliq Rabbul ‘Alamin.
3. Walau Orang yang berpuasa terkadang mulutnya bau , namun disisi Allah bau tersebut Lebih Harum dari Minyak Kesturi .
*Puasa adalah Bentuk Melatih Kesabaran*
Ibnu Rajab Al Hambali seorang Ulama Suni yang Lahir tahun 736 H dan wafat th 795 H mengatakan : _Karena orang yang menjalani puasa berarti melatih dan menjalani KESABARAN , dan ganjaran orang yang bersabar akan mendapat Pahala Tanpa Batas_ sebagaimana firman Allah Ta’ala :
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
_Sesungguhnya Hanya *Orang-Orang Yang Bersabarlah Yang Dicukupkan Pahala Mereka Tanpa Batas*_.” (Az Zumar : 10)
*Sabar itu ada tiga macam yaitu :*
_(1) Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah_
_(2) Sabar dalam meninggalkan yang haram dan_
_(3) Sabar dalam menghadapi takdir yang terasa menyakitkan_.
Dan Ketiga macam bentuk sabar ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa.
*Ketika kita berpuasa sesungguhnya :*
1. Kita sedang melakukan ketaatan atas perintah dengan penuh Kesabaran. Yang tadinya kita tidak pernah makan diwaktu Sahur , pada saat Ramadhan tiba , kita memulai kebiasaan baru dengan penuh kesabaran melakukan Sahur dan setelahnya , kitapun sabar memperbanyak Ibadah lain selama bulan Ramadhan seperti Membaca Al Qur’an , Memperbanyak Sholat Sunnah , Memperbanyak Sedekah , yang semua itu merupakan manifestasi dari bentuk ketaatan kepada Allah sebagaimana dicontohkan oleh Baginda Rasulullah ﷺ .
2. Di dalam menjalankan Ibadah Puasa kita bukan saja meninggalkan makanan yang haram namun makanan yang tadinya halal pun kita tinggalkan sampai saatnya kita berbuka. Bukan hanya itu , dalam bulan Ramadhan kita dilatih untuk berakhlak mulia dan menghindari akhlak tercela seperti menggunjing , mencela dan akhlak lainya yang tercela
3. Sudah menjadi kodratnya bahwa orang yang berpuasa pasti akan mengalami kondisi Rasa Lapar , Rasa Mengantuk , Rasa Lemas dan mungkin juga Perasaan Malas untuk beraktivitas , namun semua kondisi yang tidak menyenangkan tersebut pasti akan dilalui oleh orang beriman dengan penuh Kesabaran dan Kesungguhan hati sehingga hal itu bukan merupakan halangan baginya untuk terus melakukan ketaaatan kepada Allah sehingga bisa melewati semua kondisi tersebut.
Selamat menjalankan Ibadah Puasa dihari Pertama Ramadhan.
_Semoga Ibadah Ramadhan kali ini akan menjadi *Ibadah Ramadhan terbaik* yang bisa kita lakukan selama dalam hidup kita_. Aaaamiiin.
_Jangan sia-siakan Ramadhan , betapa banyak Saudara dan Sahabat kita yang karena Takdirnya tidak bisa lagi menemui Ramadhan dan belum tentu juga tahun depan kita masih diberi kesempatan untuk bisa menemui Ramadhan_.
Salam
No comments:
Post a Comment