*ONE DAY ONE HADIST*
_Senin 27 April 2020 / 4 Ramadhan 1441 H_
TIGA PERBUATAN YANG MENJAMIN MASUK SURGA
وعن حذيفة رضي الله عنه قال أسندت النبي صلى الله عليه وسلم إلى صدري فقال : من قال لا إله إلا الله ختم له بها دخل الجنة ومن صام يوما ابتغاء وجه الله ختم له به دخل الجنة ومن تصدق بصدقة ابتغاء وجه الله ختم له بها دخل الجنة
Dari Hudzaifah. ra , dia berkata : Aku menyandarkan Nabi ﷺ ke dadaku, maka beliau bersabda :
_Barangsiapa mengucapkan La ilaha illallah, (lalu) dengan itu (hidupnya)ditutup, maka dia masuk surga. Barangsiapa berpuasa satu hari demi mencari Wajah Allah, dan dengan itu (hidupnya) ditutup, maka dia masuk surga. Barangsiapa bersedekah dengan satu sedekah demi mencari Wajah Allah, dan dengan itu (hidupnya) ditutup, maka dia masuk surga_. [Kitab Shahih Targhib wa At Tarhib Hadits No. (8) 985].
Dalam hadits lain Rasulullah ﷺ juga bersabda :
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ
”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)
Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:
Ada tiga perbuatan yang Rasulullah ﷺ menjamin umatnya akan masuk surga :
1. Akhir hidupnya ditutup dengan kalimat La ilaha illallah.
2. Akhir hidupnya ditutup dengan amalan Puasa.
3. Akhir hidupnya ditutup dengan amalan memberi Sedekah.
Terlihat begitu mudah umat islam masuk surga hanya dengan 3 perbuatan tersebut. Tapi apakah semudah itu kita mendapatkan kematian yang Husnul Khotimah dengan Jaminan Surga.?
Memang tidak semudah itu mendapatkannya. Betapa sering kita melihat orang yang menjelang akhir hayatnya ditalqinkan dengan bacaan kalimat *Lailaha illallah* namun ia tidak mampu untuk mengucapkan kalimat Tauhid tersebut di akhir hayatnya.
Tapi disisi lain ada juga orang yang sepanjang hidupnya bergelimpangan dosa namun diakhir hayatnya ia Bertobat kembali ke Jalan Nya sehingga dengan ringannya ia mengucapkan Kalimat Syahadat *Lailaha illallah* bahkan wajah kematiannya ditutup dengan senyuman. Laa haula wala quwwata illabillah.
Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam (hadits marfu’),
أَفْضَلُ الذِّكْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
_Dzikir yang paling utama adalah bacaan Laa ilaha illallah_. (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas, 62)
Biasakanlah selalu mengucapkan Kalimat Laa ilaha illallah sebagai amalan dzikir sehari-hari , semoga dengan itu diakhir hidup, kita dimudahkan untuk kembali mengucapkan kalimat tersebut sebagai penutup akhir hayat kita.
Dibulan yang penuh berkah ini jadikanlah Puasa yang kita lakukan hanya semata-mata untuk mendapatkan keridhoan Allah semata.
Dibulan Ramadhan yang penuh berkah ini , Rasulullah adalah manusia yang paling dermawan bahkan kebaikannya seperti angin yang berhembus.
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata :
كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِى رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْقُرْآنَ ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ
_Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang *paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan*) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, tatkala itu beliau adalah orang yang *lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus*_.” (HR. Bukhari no. 1902 dan Muslim no. 2308).
Semoga Allah memudahkan kita dalam melakukan ketiga amalan tersebut dan memasukkan nya kedalam Surga.
Selamat menjalankan Ibadah Puasa dihari Pertama Ramadhan.
_Semoga Ibadah Ramadhan kali ini akan menjadi *Ibadah Ramadhan terbaik* yang bisa kita lakukan selama dalam hidup kita_. Aaaamiiin.
_Jangan sia-siakan Ramadhan , betapa banyak Saudara dan Sahabat kita yang karena Takdirnya tidak bisa lagi menemui Ramadhan dan belum tentu juga tahun depan kita masih diberi kesempatan untuk bisa menemui Ramadhan_.
*Salam*
No comments:
Post a Comment